Skip to main content

Trippo #2

Day2 - June 27th
Wahaha, mulai beradaptasi. Pagi-pagi udah mulai sarapan. Dari Depok, gue sama mami semuanya udah bawa pop mie. Dapur di apartemen kan dapur bersama, jadi kalau udah dimonopoli sama orang lain, ya kita harus nunggu sampe orang itu selesai masak. Mending bawa pop mie atau makanan instan yang ga pake kompor. Tinggal seduh air panas, hop, jadi deh, haha. Terus, sama halnya dengan mandi. Kudu sepagi mungkin saat orang-orang masih tidur, atau sesiang mungkin pas orang udah mau bepergian.

Setelah rapi-rapi, kita langsung cabut menuju ion plaza (baca : i.on = saya on=mabuk--> it's their singlish mean). Ke ion plaza lewat underpass yang ada di depan Lucky Plaza (nempel sama apartemen gue). Di underpass, nanti ada kayak distro Cotton On. Yah, semacam baju-baju cewek kayak biasanya. Mulai daro shortpants, sepatu Rubi, kacamata, dan lainnya. Kalau lagi diskon kayak kemaren, harganya bisa jadi $5, $10, $15. Cuma, karena lagi diskon, barang yang udah dibeli ngga bisa dituker lagi.

Setelah sampai di ion (dari underpass belok kiri, ngelewatin Cotton On, mentok sampai MRT station, belok kanan. Check the Direction!), kita langsung ke Rubi. Semacam toko sepatu gitu. Mbak Dian beli kayak semacam sendal dengan harga $15. Barangnya bagus-bagus, cuma gue gak naksir satupun, karena gue ga terlalu suka sepatu-sepatu macam gitu.

Dari Ruby, langsung makan di foodcourt, lupa namanya. Gue pesen Prawn Noodle Soup, seharga $4. Jangan kalap pesen makanan dengan porsi besar ya. Usahain, kalau pergi rame-rame, pada share makanan aja. Jadi pesen ukuran small, terus share rame-rame, biar tau "khas" makanan singapura.

Rekomendasi : Omellete Oyster, Fishball Noodle Soup, Hokkien Mee, Old Chang Kee (jajanan pinggir jalan), Carrot Cake, dll
No Pork No Cry, eh No Pork No Lard --> HALAL

Dari tempat makan, kita keliling Ion Plaza. Hari itu kita mau ke landmarknya Singapore. Sebangsa Merlion, Esplanade, museum-museum sama St. Andrew Cathedral. Pertamanya kita ke St. Andrew Cathedral. Foto-foto di dalemnya. Gerejanya itu termasuk aliran anglikan. Unik banget si gereja St. Andrew itu. Lanjut deh kita jalan ke Merlion sama Esplanade, yang jaraknya emang deketan. Lupakan alat transportasi, dan mulailah berjalan cepat. Soalnya, di sana, ngga ada orang yang jalannya lamban, semuanya cepet.

Dari St. Andrew ke Merlion, kita bakal ngelewatin berbagai gedung tua dan museum. Salah satu museum yang gue masuki adalah Art Museum. Jadi mulai dari pameran fotografi, musik rock, sampai piano, semua ada. Dan museumnya itu ueenaaak banget. Bangunannya itu semua dikasih AC, didesain modern, tanpa merubah bentuk lama si gedung. Coba aja museum di Indonesia terawat baik, pasti bakalan banyak pengunjungnya.


Setelah jalan sekian lama, sampailah kita di Merlion. Gue juga agak lupa gimana caranya bisa sampai sana. Di Merlion gak ada yang bisa dilakukan selain Foto-foto. Ngga usah malu bergaya aneh-aneh, toh kapan lagi ke Singapore. Macam gue dan keluarga gue, cuek aja mau foto sambil mangap, sambil apa kek. Nah, dari tempatnya Merlion, kita bisa foto Marina Bay dan Esplanade dari sini. Oh ya, tau Marina Bay kan? Kalo sering liat Metro TV pasti tau. Itu semacam tempat muli dari Casino, sampe dll. Biaya masuknya kata Ibu gue sih $20 per orang, dan dibatasi jamnya. Karena inilah, kita gak masuk ke sana, Rugi keluar duit lagi! hahaha.

Setelah puas, dari Merlion kita ke Esplanade. Esplanade atau gedung durian ini di desain lucu banget. Kalau diliat dari jauh sih emang kayak durian, hahaha. Di dalamnya ada semacam galeri Seni Rupa, musik, dll. Waktu itu sih ada kayak plastik, dibikin orang-orangan. Kreatif banget lah. Terus ada pertunjukan musik juga. Agak bosen sih sebenarnyaa, haha.

Kebetulan, karena kita nyampe di Esplanade sekitar jam 7-8an waktu Singapore, berarti udah waktunya dinner. Kita makan malem di Makan Sutra. Konsepnya sama, semacam area foodcourt outdoor. Lokasinya di ujung belakang Esplanade. Jadi, di belakangnya Esplande itu tempat makan semua. Nah, liat aja direction. Makan di tempat kayak gini, bener-bener bisa ngehemat dan juga bisa sharing makanan.

Udah deh, abis makan, kita langsung pulang. Nah, jadi tipsnya, kalau emang baru pertama ke sini, usahain banget buat keliling ke landmarknya Singapore. Bakal jadi pengalaman yang oke dibanding ngabisin waktu buat shopping.


Jeprat-Jepret :




lokasi : perjalanan ke Merlion, Raffles first landed



Merlion..


See you at Trippo #3



Comments

Popular posts from this blog

(Bukan) Tips and Tricks UKMPPD!

Sudah seabad tidak menulis, akhirnya tergerak nulis setelah beberapa saat lalu ada adik-adik yang nanya : "Kak, bentar lagi UKMPPD, huhu" "Kak, lesnya gimana?" "Kak, aku ikut les yang mana ya kak?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah beberapa (dari sekian) pertanyaan yang saya ajukan ke kakak-kakak yang sebelumnya sudah lulus UKMPPD sebelumnya. Jujur, dari sekian banyak hal yang saya takutkan, UKMPPD ini adalah salah satunya. Kalau ditarik beberapa bulan ke belakang, masih nggak nyangka bisa lulus. UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) merupakan ujian akhir yang pastinya harus dilewati setiap mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk dapat lulus dan akhirnya disumpah menjadi seorang dokter. Karena ujian ini betul-betul yang terakhir sebelum memperoleh gelar dokter, makanya perjuangannya gila-gilaan. Tapi, harus segila apa sih? Tulisan ini, seperti judulnya : Bukan Tips and Tricks, maka isinya memang bukan gimana caranya kita lul...

Have You Ever : Miss The "Old" You ?

Halo semua, sebelumnya maafin ya, saya sering banget mengingkari mau nulis ini dan itu tapi pada akhirnya nggak kesampaian. Lazy is my biggest mistake, nowadays . Dan itu yang membatasi saya meraih target, dan segala sesuatu yang sudah saya rancang selama ini. Saat ini, saya sedang berlibur di rumah. Lumayanlah, satu minggu di rumah, bersama orang-orang yang amat-sangat saya sayangi dan kangeni (yang ketemunya paling kurang dari 30 hari dalam setahun). Ya, saya harus ngekost untuk kuliah di Semarang. Oke, masa-masa cengeng itu sudah berlalu dan nggak perlu saya ceritakan. Dan sempat juga ngunjungi makam Papo, ketemu ponakan yang sekarang sudah sangat gembul, namanya Adinda alias Adul, ketemu teman-teman SMA yang sekarang bertransformasi (kecuali Dela, masih lucu without effort , baik dan sabar nya tetep). Eh, I mean bertransformasinya cuma penampilan kok. Kemarin mereka (Naomi, Lisbeth, Yunita) berhasil sih bikin saya tertawa seharian. Di tempat umum. Mengenang masa-masa jaman SMA (l...

HOLIDAY BUDDIES : First Abroad Trip (Part 1 : Let’s Prepare This and That!)

Halo, semuanya! Seperti janji yang sudah-sudah, saya akan menceritakan kisah perjalanan saya pertama kali ke luar negeri bersama sobat-sobat. Trip kali ini memakan waktu 11-12 hari. Kenapa lama? Karena kebetulan kita main ke 2 negara. Apakah low budget ? Simpan sejenak kalkulatormu, kalau kami bisa, kenapa kalian enggak? Semua bisa karena menabung dan usaha. Jadi, kita bicarakan biaya nanti. Akan lebih sistematis kalau seandainya kita membahas satu-persatu mulai dari persiapan. THINGS YOU HAVE TO DO! 1. Tentukan Destinasi Penting banget karena ini adalah inti dari segalanya. Kamu mau kemana? Karena ini adalah liburan pertama kami, jadi kami memutuskan untuk ke negara lain yang tidak butuh visa namun harganya juga bersahabat. Pilihan jatuh ke Thailand dan Malaysia. Kami mencoret Singapura karena masalah waktu dan biaya. Kurs Dolar Singapura kurang bersahabat, bung! Selain itu, perjalanan bisa sampai 15-16 hari mungkin, kurang efektif bagi kami. 2.  ...