Skip to main content

Family Trip (Day 1)

Holla Readers!
Few days before christmas now haha. Sekarang tanggal 22 Desember, tepat hari ibu juga. Jadi, happy mothers day, untuk ibu saya tercinta, F. M. S. Judyanti, dan untuk semua wanita yang menyandang gelar ibu, dan calon ibu haha.

Well, hari ini adalah hari pertama saya dan keluarga jalan-jalan ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kami berangkat pukul 23.30 kemarin. Lewat jalur selatan, karena pantura dan banyak daerah lain emang padat merayap. Jalur selatan sebenernya kurang nyaman sih ehe. Soalnya jalannya meliuk-liuk, dan nggak terlalu mulus. Tapi untungnyaaa, tumben banget nggak macet hahaha. Sejauh tadi perjalanan (kayaknya sih) nggak macet. Tapi karena naluri kebo gue yang agak berlebihan, sepanjang jalan gue tidur mulu sih hehe.

Peristirahatan pertama tadi di Pringsewu, Banjar. Makan pagi sih ceritanya. Tapi tadi di KM 47, gue, papo sama mami sempat ngopi-ngopi dulu. Tapi tetep aja, nggak ngefek. Tidur-tidur juga sih.
Gue baru ngeh, kalau lagi holiday season begini, rumah makan keluarga gitu sistemnya jadi kayak prasmanan. Kita bisa ambil nasi, dengan lauk-pauk. Ada ayam kremes, ayam bakar, sambal,dan sayuran. Ada juga lauk yang porsian, seperti udang goreng tepung, jamur goreng tepung, sapo tahu, dan sop buntut. Perlu diingat, kalau nasi dengan lauk pauk akan lebih murah dibanding beli lauk yang porsian gitu. Untuk pilihan minumnya ada berbagai es, teh tarik, kopi, dan teh poci.

Gue sama kakak gue makan sapo sama udang goreng tepung. Ibu gue makan jamur goreng, dan papa gue makan nasi lauk-pauk. Oh iya, untuk masalah toilet, ternyata akan sangat nggak praktis kalau kebetulan ada rombongan yang ikut makan disitu. Mereka pada mandi, jadinya antrian kamar mandi bakal panjang dan lama banget. Kalau mau, nggak jauh dari situ ada pom bensin dengan kamar mandi yang cukup bersih.

Perjalanan berlanjut..
Ngelewatin ring road yang emang melingkar-lingkar, ngelewatin tiap kabupaten ke kabupaten lain. Sampai akhirnya sampai di Magelang. Nah, di sini kami mampir di Bantaran Coffee. Kopi-kopi disini cukup enak, range harga kopi rata-rata di bawah 25rb atau 30rb. Harga makanan berat dan camilan (pisang goreng, singkong goreng) kurang lebih sama. Gue pesen Bantaran Machiato, dan makan pecel pakai telur. So far so good. Enak-enak kok hehe.

Setelah beberapa jam, sampailah kami di daerah Gua Maria Kerep Ambarawa. Gua Maria ini adalah salah satu destinasi wisata rohani umat Katholik. Ini adalah kali ketiga gue kesini. Tapi sebelumnya, kami istirahat dulu di Griya Katarina.
Di sini tersedia Villa dan Hotel. Biaya per malam, untuk hotel 350.000, villa 750.000. Kayaknya sih, semua bangunan di sini baru semua. Jadi enak dan bersih kok. Terus kami sekeluarga nyewa yang hotel aja. Karena emang  ya cuma berempat dan semalem juga hehe. Fasilitasnya lumayanlah. Ada AC, air panas, sarapan untuk 2 orang, dan lainnya.

Setelah mandi dan leyeh-leyeh, kami memutuskan untuk pergi ke Gua Maria. Nggak jauh kok, palingan 50 meter (ngasal hehe) tapi beneran bisa ditempuh dengan jalan kaki. Cuma karena hujan,jadinya kami naik mobil. Sampai di Gua, kami berdoa dan ke kapel Sakramen Maha Kudus. Di Gua Maria, bagi yang punya doa khusus, bisa kok siapin dari rumah, di tulis di kertas, lalu di bakar di situ. Kita juga bisa nyalain lilin. Lilinnya sendiri bisa dibeli di warung depan komplek Gua Maria dengan harga variatif. Gua Maria ini nggak pernah tutup kok, jadi tokonya juga buka selalu.

Selesai doa, kami pergi ke warung-warung depan komplek. Warungnya kecil-kecil dan berjejeran. Di tiap meja ada gorengan, seperti tahu, bakwan, tahu-tempe bacem, dan tempe gembus. Tempe gembus ini dibuat dari ampas tahu. Ada gembus bacem dan ada pula gembus goreng tepung. Lalu ada pecel mi. Pecel biasa dicampur sedikit mie goreng. Enaaaaak brooo (guilty pleasure makan mulu -.-) Harganya murmer loh. Untuk gorengan 1000-2000, pecel 4000, teh manis 2000. Di depan komplek juga ada yang jual kue lekker. Lumayan mahal sih. Selembar tipis aja 2500 rupiah. Rasanya, biasa aja haha.

Yap, jadi itu adalah hari pertama family trip lengkaaaap. Kenapa lengkap? Karena kami berempat. Terakhir kami pergi berempat itu tahun 2010. Taun depan gue udah kuliah (FK Undip amiiin), jadi ya udah cukup sulit ngumpul berempat lagi hehe.

Salam Pecel dari Ambarawa,

Stella

*itu adalah gambar warung pecel di depan komplek Gua Maria


Comments

Popular posts from this blog

(Bukan) Tips and Tricks UKMPPD!

Sudah seabad tidak menulis, akhirnya tergerak nulis setelah beberapa saat lalu ada adik-adik yang nanya : "Kak, bentar lagi UKMPPD, huhu" "Kak, lesnya gimana?" "Kak, aku ikut les yang mana ya kak?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah beberapa (dari sekian) pertanyaan yang saya ajukan ke kakak-kakak yang sebelumnya sudah lulus UKMPPD sebelumnya. Jujur, dari sekian banyak hal yang saya takutkan, UKMPPD ini adalah salah satunya. Kalau ditarik beberapa bulan ke belakang, masih nggak nyangka bisa lulus. UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) merupakan ujian akhir yang pastinya harus dilewati setiap mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk dapat lulus dan akhirnya disumpah menjadi seorang dokter. Karena ujian ini betul-betul yang terakhir sebelum memperoleh gelar dokter, makanya perjuangannya gila-gilaan. Tapi, harus segila apa sih? Tulisan ini, seperti judulnya : Bukan Tips and Tricks, maka isinya memang bukan gimana caranya kita lul...

Drama Ngeklik Internsip (Part 2) : END!

I'm dying to get this announcement! Setelah beberapa minggu ini cukup hectic, saya baru kesampaian untuk menuliskan pengalaman ngeklik isip yang dag-dig-dug-dhuar itu. Karena sudah telat updatenya, jadi saya segera ceritakan saja ya, tentang jatuh bangun ngeklik isip. Note : sebetulnya agak hiperbola kalau dibilang drama. Tapi, ini adalah salah satu momen drama dalam hidup saya akhir-akhir ini. jadi, enjoy aja ya. kan kalo judulnya nggak drama, nanti kalian ngga mau baca lagi hahaha lol! Phase 1 : Survey! Sebulan atau dua bulan sebelum ngeklik, saya survey nih ya ke tempat ngeklik. Ngapain sih survey? Dasarnya adalah karena warnet ini jauh banget dari rumah saya, dan saya sangat asing dengan daerah ini. Kebetulan saya nganggur, saya memutuskan buat mengunjungi warnet-warnet ini. Dua warnet yang saya pilih adalah Mineski dan Supernova, dan dua-duanya berlokasi di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Beneran buta daerah sana. Selain itu, saya juga sebenernya pengen tahu...

Euforia World Cup

Waa, saya lagi pengen nonton bola! Tepatnya lagi hot-hotnya nonton bola. Bukan berarti bola gelinding, terus gue pantengin sampai jereng, tapi nonton World Cup. Yup, ajang sepakbola terbesar yang diadain 4 tahun sekali ini ditunggu jutaan umat manusia, salah satunya gue. World Cup emang beda dari cup-cup yang lain. Kalau menurut gue, tayangan wajib nonton adalah Euro sama World Cup. Dan jagoan kali ini dan selamanya tak lain dan tidak bukan adalah G e r m a n y.. OK, sekarang bukan saatnya ngomongin siapa yang bakal juara atau siapa tim favorit. Tapi tentang euforianya, tentang ramenya ajang sepak bola ini, tentang hebohnya, dan tentang sukacitanya. Banyak banget orang-orang Afrika yang (maaf) lagi kesusahan, tapi bisa sejenak senang-senang gara-gara si world cup, yah pokoknya, World Cup membawa kebahagiaan. Gak sekedar pertarungan antara tim dari negara mana yang paling hebat. It gives some spirits, happiness, and laughs to all people. Personally, I'm admiring to Soccer. Not just ...