Skip to main content

Semakin Dekat..dan Dekat..(1)

H-min berapa UN? H-min berapa SBMPTN..
Yah beginilah nasib kelas XII. Setiap hari mantengin widget di hp, udah H-min berapa UN. Persiapan terasa kuranglah, masih ngablu lah, bosen, jenuh...

Tapi nggak apa-apa. NIKMATI SAJA SEGALA PENDERITAAN, DAN KAMU YANG AKAN MEMETIK HASILNYA *shout to myself*

Ohya, setelah menyelesaikan seabrek-abrek Try Out dan seminggu ujian praktek yang rasanya cepet banget, gue makin sadar, selain makin deket sama UN dan SBMPTN, semakin deket juga gue dengan yang namanya perpisahan. Sama siapa? Pacar? Paledut...

Sama...SMANSA..

Yasudah, mumpung subuh belum datang, perkenankanlah gue untuk cerita sikit-sikit tentang kehidupan gue di Smansa.

Smansa, dulu gue nggak pernah kepikiran secelekit (baca e dengan nada e ya, seperti logat sunda. bukan e yang ada kutipnya) pun buat masuk Smansa. Tapi ya emang di swasta dulu, kelas 8 mana pernah kepikiran mau nyoba SMA mana. Dulu gue mikirnya paling masuk Gonzaga ato swasta mana kek gitu. Terus mulai di kelas 9, gue mulai deh nyari-nyari SMA. Ada yang ngajakkin ke Gonzaga, Recis, dan sebagainya. But then, ibu saya akhirnya nelepon-nelepon sekolah di atas, termasuk Smansa. Terus she tried to convince me that Smansa is a better school to develop me, to face the university, etc etc...Dan melihat lulusan Smansa itu ke PTN kayak tinggal nyemplung, dan prestasi OSNnya segudang, dan ruang pialanya udah kayak apaan tau gede banget, ya gue resmi terpikat sama Smansa.

Pertama, teman-teman dan guru-guru ada yang pro-kontra gitu. Mereka sempet nanya, emang gue siap di sekolah negeri. Gue nggak tau mau jawab apa. Karena seumur-umur, di keluarga gue yang pernah masuk sekolah negeri ya cuma gue seorang. Dan sepupu gue pun paling banter SMPnya aja yang di negeri, jadi gue nggak ngerti gambaran sekolah negeri itu kayak apa.

Tapi gue cuek.

Gue dengan pedenya meyakinkan mereka dan guru-guru, sama meyakinkan gue sendiri, bahwa gue BISA sekolah di Smansa. Smansa Depok kan favorit tuh di Depok (Hueehehe :3)

Kemudian singkat kata, ya udah gue mulai nih daftar. Dan gue sangat senang karena angkatan gue termasuk banyak yang daftar. Ada 20an anak. Termasuk Sarah, Rani, Kevin Salim, Stevanny, Kolop, Ludya, etc. Banyak deh.

Makin deket sama ujian di Smansa, makin norak juga gue kalo lewat Smansa. Gue inget banget, lewat depan Smansa, terus bilang ke orang tua sama kakak gue. "Nih, ini nih calon sekolah Dea.".

Singkat waktu....gue, Rani, Salim, Stevanny aja yang keterima...

Seneng? Iya..Sedih? Iya..
Sahabat gue, Sarah, nggak lolos. Lo bayangin, gimana perasaan lo. Campur aduk kayak gado-gado masuk blender.
Padahal dulu kita sempet janji, mau make baju batik merah barengan, mau naik angkot bareng. Akhirnya, hanya gue dan rani yang bisa melakukan hal tsb. :(

Tapi, Tuhan memang baik. Sekilas tentang Sarah, dia adalah bintang kelas di Mardi Yuana. So proud of her, temen gue noh! Dan dia calon anak Psiko UI 2013, doain plis yang baca. Doain saraah :)

Nah, terus ya udah. Gue masuk SMANSA.

SKIP AJA KE KELAS X YAH!

Kelas X5, The BapoX5 adalah tempat perhentian gue yang pertama. Di kelas X ini semuanya serba pertama. Pertama make putih abu-abu, jadi masih norak gitu deh gue. Pertama kali belajar makifibi dipisah-pisah, pertama kali nyobain SMA Negeri. Aaaa, Excited. Dan kenyataannya, SMANSA sudah menyenangkan dari awal. Jadi gue punya harapan besar buat bersenang-senang selama 3 tahun di sini.

Prestasi? Hmm, karena orang tua gue tahu, yang masuk Smansa orang-orang yang emang pinter naujubile, mereka cuma bilang "Ya udah dek, yang penting kamu bisa bertahan aja di sana,"..Berasa masuk kandang singa -_-

Tapi Puji Tuhan, segala kerja keras gue terbayar, jo. Gue dapet nilai yang cukup memuaskan buat semester 1 dan 2.

Di kelas X ini, wuih! Seneng kok seneng. Cuma ya mungkin karena sekarang jarang ngumpul lagi, jadi ya sering lupa gue, udah ngapain aja di kelas X. Yang pasti gue inget adalah, gue make jaket BapoX5 yang enak banget dengan tulisan "I make a joke, but nobody laugh at me,". Itu buatannya wita loh. Ngerti maksud award itu kan? Gue terjayus. *hening*

Terus ya udah, kangen Bapox5 kan jadinya HUHUHUHU....

*bersambung*

Comments

Popular posts from this blog

Have You Ever : Miss The "Old" You ?

Halo semua, sebelumnya maafin ya, saya sering banget mengingkari mau nulis ini dan itu tapi pada akhirnya nggak kesampaian. Lazy is my biggest mistake, nowadays . Dan itu yang membatasi saya meraih target, dan segala sesuatu yang sudah saya rancang selama ini. Saat ini, saya sedang berlibur di rumah. Lumayanlah, satu minggu di rumah, bersama orang-orang yang amat-sangat saya sayangi dan kangeni (yang ketemunya paling kurang dari 30 hari dalam setahun). Ya, saya harus ngekost untuk kuliah di Semarang. Oke, masa-masa cengeng itu sudah berlalu dan nggak perlu saya ceritakan. Dan sempat juga ngunjungi makam Papo, ketemu ponakan yang sekarang sudah sangat gembul, namanya Adinda alias Adul, ketemu teman-teman SMA yang sekarang bertransformasi (kecuali Dela, masih lucu without effort , baik dan sabar nya tetep). Eh, I mean bertransformasinya cuma penampilan kok. Kemarin mereka (Naomi, Lisbeth, Yunita) berhasil sih bikin saya tertawa seharian. Di tempat umum. Mengenang masa-masa jaman SMA (l...

(Bukan) Tips and Tricks UKMPPD!

Sudah seabad tidak menulis, akhirnya tergerak nulis setelah beberapa saat lalu ada adik-adik yang nanya : "Kak, bentar lagi UKMPPD, huhu" "Kak, lesnya gimana?" "Kak, aku ikut les yang mana ya kak?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah beberapa (dari sekian) pertanyaan yang saya ajukan ke kakak-kakak yang sebelumnya sudah lulus UKMPPD sebelumnya. Jujur, dari sekian banyak hal yang saya takutkan, UKMPPD ini adalah salah satunya. Kalau ditarik beberapa bulan ke belakang, masih nggak nyangka bisa lulus. UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) merupakan ujian akhir yang pastinya harus dilewati setiap mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk dapat lulus dan akhirnya disumpah menjadi seorang dokter. Karena ujian ini betul-betul yang terakhir sebelum memperoleh gelar dokter, makanya perjuangannya gila-gilaan. Tapi, harus segila apa sih? Tulisan ini, seperti judulnya : Bukan Tips and Tricks, maka isinya memang bukan gimana caranya kita lul...

HOLIDAY BUDDIES : First Abroad Trip (Part 1 : Let’s Prepare This and That!)

Halo, semuanya! Seperti janji yang sudah-sudah, saya akan menceritakan kisah perjalanan saya pertama kali ke luar negeri bersama sobat-sobat. Trip kali ini memakan waktu 11-12 hari. Kenapa lama? Karena kebetulan kita main ke 2 negara. Apakah low budget ? Simpan sejenak kalkulatormu, kalau kami bisa, kenapa kalian enggak? Semua bisa karena menabung dan usaha. Jadi, kita bicarakan biaya nanti. Akan lebih sistematis kalau seandainya kita membahas satu-persatu mulai dari persiapan. THINGS YOU HAVE TO DO! 1. Tentukan Destinasi Penting banget karena ini adalah inti dari segalanya. Kamu mau kemana? Karena ini adalah liburan pertama kami, jadi kami memutuskan untuk ke negara lain yang tidak butuh visa namun harganya juga bersahabat. Pilihan jatuh ke Thailand dan Malaysia. Kami mencoret Singapura karena masalah waktu dan biaya. Kurs Dolar Singapura kurang bersahabat, bung! Selain itu, perjalanan bisa sampai 15-16 hari mungkin, kurang efektif bagi kami. 2.  ...