Skip to main content

Kalau Saja, Sempat

Papo,
Telah sekian bulan,
Kau pergi

Apakah kadang aku merasa?
Ya, terkadang

Kadang aku lupa. kalau kau telah tiada

Papo,
Kalau saja sempat,
Ingin kutuliskan semua rasaku padamu

Betapa kadang aku kesal, namun sayang
Betapa kadang aku ingin menangis, dan kau siap membuka tangan, membuka pelukan

Kau ajarkan aku untuk berani menangis, namun berani melawan
Kau ajarkan, tentang apa itu hidup, tentang apa itu manusia,

Kau ajarkan keluhuran, yang baru kusadari..sekarang..

Kepergianmu mendewasakanku..
Walau kadang, sejumlah air mata jatuh bercucuran

Kau pergi, tapi aku percaya,
Kau selalu ada..

Kau menemani, walau kau tak tampak

Kini, tak ada lagi telpon yang berdering, atau pesan elektronik yang masuk,
Untuk sekedar menanyakan kabar..

Kalau saja sempat,
Akan kupeluk kau seribu kali lebih lama,

Kalau saja sempat,
Tak akan pernah sedetikpun aku pergi meninggalkanmu

Kalau saja sempat,
Kelak aku menjagamu, seperti kau menjagaku sejak kecil


Kini, Tuhan yang menjagamu, Po.
Tuhan yang memelukmu,

Aku hanya bisa memelukmu,
Lewat memori yang kau sisipkan dalam hidupku
we are best duet ever, I love you pap.

Comments