Skip to main content

JJS di Kota Depok (rute smansa-kujang)

Gue akan nyeritain pengalaman gue, ketika gue JJS (Jalan-jalan Sore) karena gak ada kerjaan. Rute gue adalah jalan dari Smansa sampe di depan rumah gue di Kavling Kujang. Gile ye, emang waktu itu niatnya gara-gara males nungguin angkot, dan gue terpacu, "Njir, kalo gini mah mending gue jalan aja apa ya?", tanya gue dalam hati *rancu gak sih kalimatnya*. Nah terus kan udah nih, jalanlah dengan langkah gontai bak ondel-ondel nyasar. Awalnya mah santai gitu ya, soalnya baru sampe Hendra. Nah, lama-lama gue merasa ada sesuatu yang gak beres *lebai* yakni, lengan gue itu jaraknya cuma beberapa senti dari truk/angkot/becak yang lewat.

Ngerti kan maksud gue?

Intinya, trotoar itu bisa dikatakan hampir nggak ada! Ada sih, tapi kalo dibikin garis, kali gedenya cuma setengah ubin memanjang.
Di otak gue langsung mikir, "Payah nih, semua orang *termasuk gue* jadi tergantung sama angkot, mobil, motor. Dikit-dikit naik angkot, naik ojek."
Nah, kembali ke cerita gue, alhasil nih ya, gue jalan terus, dengan ,muka dilipet saking betenya harus neradu sama motor lah, angkot apalagi. Mobil pribadi sih mending kadang suka lebih hati-hati. Paling males itu kalau udah di depan tempat les, ato di depan pusat keramaian, nah itu kan segala motor truk apa kek itu kan parkir disitu. Jadi deh, gak ada trotoar. Terus, gue tetep jalan sampai di arif rahman hakim. Nah kalau disini udah mending, jalanan lebih lebar dan sepi, jadi lo mau jalan ampe ke tengah, aman-aman aja, hahaha.
Tapi tetep aja, di jalan itu trotoarnya dipake buat tempat parkir, males banget kan yaaa!

Oh ya, yang lucu di Arif Rahman adalah, trotoarnya miring!


hoho anak ajaib, hati-hati otaknya ikut miring!


ayo jalan di tortoar/trotora/troroat/trotoar miring ---> efek otak miring


Lenggang abis, jalan di tengah kalau mau puas!


Berotak miring dan alay -_-


Ayo dong, kita galakan jalan kaki! Gue tahu, jalan kaki itu lemot abis, terus capek, terus bla bla bla. Apa salahnya, kalau kita emang punya waktu luang, kita jalan kaki rame-rame, lumayan hemat ongkos juga kan. Nah, terus, nantinya semoga pemerintah jangan cuma ngegedein jalan raya, tapi ngegedein trotoar. Coba liat deh negara-negara macam singapore, yang semua fasilitas, sarana-prasarana umum, trotoar semua udah bener. Seandainya Indonesia bisa seperti itu :)

We love our country, We love the nature, GO GREEN!

Comments

Popular posts from this blog

(Bukan) Tips and Tricks UKMPPD!

Sudah seabad tidak menulis, akhirnya tergerak nulis setelah beberapa saat lalu ada adik-adik yang nanya : "Kak, bentar lagi UKMPPD, huhu" "Kak, lesnya gimana?" "Kak, aku ikut les yang mana ya kak?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah beberapa (dari sekian) pertanyaan yang saya ajukan ke kakak-kakak yang sebelumnya sudah lulus UKMPPD sebelumnya. Jujur, dari sekian banyak hal yang saya takutkan, UKMPPD ini adalah salah satunya. Kalau ditarik beberapa bulan ke belakang, masih nggak nyangka bisa lulus. UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) merupakan ujian akhir yang pastinya harus dilewati setiap mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk dapat lulus dan akhirnya disumpah menjadi seorang dokter. Karena ujian ini betul-betul yang terakhir sebelum memperoleh gelar dokter, makanya perjuangannya gila-gilaan. Tapi, harus segila apa sih? Tulisan ini, seperti judulnya : Bukan Tips and Tricks, maka isinya memang bukan gimana caranya kita lul...

Have You Ever : Miss The "Old" You ?

Halo semua, sebelumnya maafin ya, saya sering banget mengingkari mau nulis ini dan itu tapi pada akhirnya nggak kesampaian. Lazy is my biggest mistake, nowadays . Dan itu yang membatasi saya meraih target, dan segala sesuatu yang sudah saya rancang selama ini. Saat ini, saya sedang berlibur di rumah. Lumayanlah, satu minggu di rumah, bersama orang-orang yang amat-sangat saya sayangi dan kangeni (yang ketemunya paling kurang dari 30 hari dalam setahun). Ya, saya harus ngekost untuk kuliah di Semarang. Oke, masa-masa cengeng itu sudah berlalu dan nggak perlu saya ceritakan. Dan sempat juga ngunjungi makam Papo, ketemu ponakan yang sekarang sudah sangat gembul, namanya Adinda alias Adul, ketemu teman-teman SMA yang sekarang bertransformasi (kecuali Dela, masih lucu without effort , baik dan sabar nya tetep). Eh, I mean bertransformasinya cuma penampilan kok. Kemarin mereka (Naomi, Lisbeth, Yunita) berhasil sih bikin saya tertawa seharian. Di tempat umum. Mengenang masa-masa jaman SMA (l...

HOLIDAY BUDDIES : First Abroad Trip (Part 1 : Let’s Prepare This and That!)

Halo, semuanya! Seperti janji yang sudah-sudah, saya akan menceritakan kisah perjalanan saya pertama kali ke luar negeri bersama sobat-sobat. Trip kali ini memakan waktu 11-12 hari. Kenapa lama? Karena kebetulan kita main ke 2 negara. Apakah low budget ? Simpan sejenak kalkulatormu, kalau kami bisa, kenapa kalian enggak? Semua bisa karena menabung dan usaha. Jadi, kita bicarakan biaya nanti. Akan lebih sistematis kalau seandainya kita membahas satu-persatu mulai dari persiapan. THINGS YOU HAVE TO DO! 1. Tentukan Destinasi Penting banget karena ini adalah inti dari segalanya. Kamu mau kemana? Karena ini adalah liburan pertama kami, jadi kami memutuskan untuk ke negara lain yang tidak butuh visa namun harganya juga bersahabat. Pilihan jatuh ke Thailand dan Malaysia. Kami mencoret Singapura karena masalah waktu dan biaya. Kurs Dolar Singapura kurang bersahabat, bung! Selain itu, perjalanan bisa sampai 15-16 hari mungkin, kurang efektif bagi kami. 2.  ...