Skip to main content

Hormone

Hormon itu, emang berpengaruh banget ya. Gue ga nyangka, ternyata gara-gara hormon, kita (para waria. eh para wanita) bisa bertingkah laku yang lain dari biasanya.

Hari ini, gue merasa, GILA. Coba aja lo bayangin. Dari pagi, nggak biasanya gue males parah. Males mandi, gak sarapan, males make sepatu. Untung gak males make baju.

Dan sampai di sekolah, dezing, bad mood merajalela. Belom ngerjain fisika pula. Terus capek duluan sampe kelas gara-gara tas berat. Pokoknya sesuatu yang sepele jadi masalah buat gue.

Nah, permasalahan dimulai. Ceritanya kan seminggu ke depan gue bakal duduk sama Nadul. Dan jujur gue seneng karena dapet teman yang gak kalah gilanya. Dan gue bersyukur banget kemaren juga udah duduk sama Tiara yang kocak juga. Tapi kalo Nadul dodolnya emang kebangetan ahahaha.

Nah (I think I said "Nah" too much, maaf --v) pelajaran pun dimulai dengan pelajaran Pak Sam, Yihaaa, semangat! Jadi kan kita membahas soal titrasi sama asam-basa. Ternyata eh ternyata, gue salah cukup banyak dan mudah-mudahan gak remed. Di tengah-tengah pelajaran, Nadul buka laptop, lookletan, gue ikut-ikut, terus kita buka Neave terus main beberapa game. Ada game yang kayak hypnotize gitu, jadi kayak animasi yang bikin mata pusing. Buat yang mau tau, lo klik aja ya, hahe.

Lama-lama, entah kenapa, tiba-tiba gue nangis. Bete sumpah. Rasanya semua orang pengen gue jitak sekenceng-kencengnya. Yang bikin dongkol itu adalah : gue bete tanpa sebab. Rese kan, ga bisa melampiaskan kekesalan lo. Akhirnya gue nangis, tapi terus nadul sama endi iseng, gue ketawa. Akhirnya gue nangis beneran. Bodoh suer. Bahkan Meiga, Gaby, Intan pada nengok. Dikira gue kenapa gitu.

Dan tiba-tiba, mood gue kembali naik. Gue becanda-canda lagi.

Dan di awal pelajaran seni rupa, mood gue anjlok lagi.

Di tengah pelajaran seni rupa, mood gue kembali naik.

Dan seterusnya mood gue naik.

See, hormon membuat mood gue kayak lift. Naik turun seenak jidat. But, guess that's the meaning of being a teenager right? Haha.
Here are my face :




Have a Nice Day tomorrow, welcome march

Comments

Popular posts from this blog

Have You Ever : Miss The "Old" You ?

Halo semua, sebelumnya maafin ya, saya sering banget mengingkari mau nulis ini dan itu tapi pada akhirnya nggak kesampaian. Lazy is my biggest mistake, nowadays . Dan itu yang membatasi saya meraih target, dan segala sesuatu yang sudah saya rancang selama ini. Saat ini, saya sedang berlibur di rumah. Lumayanlah, satu minggu di rumah, bersama orang-orang yang amat-sangat saya sayangi dan kangeni (yang ketemunya paling kurang dari 30 hari dalam setahun). Ya, saya harus ngekost untuk kuliah di Semarang. Oke, masa-masa cengeng itu sudah berlalu dan nggak perlu saya ceritakan. Dan sempat juga ngunjungi makam Papo, ketemu ponakan yang sekarang sudah sangat gembul, namanya Adinda alias Adul, ketemu teman-teman SMA yang sekarang bertransformasi (kecuali Dela, masih lucu without effort , baik dan sabar nya tetep). Eh, I mean bertransformasinya cuma penampilan kok. Kemarin mereka (Naomi, Lisbeth, Yunita) berhasil sih bikin saya tertawa seharian. Di tempat umum. Mengenang masa-masa jaman SMA (l...

Bali (Finally Posting) (Part 1)

Dan dengan penuh hoax, akhirnya saya ngepost juga uyeah. Dari yang tadinya dijanjikan seminggu, menjad sebulan haha. Yak. Jadi, here's my story. B A L I Berkah luar biasa dari Tuhan, ketika aku/gue/saya (masih bingung pakai apa) dapet jatah liburan ke Bali. Dalam rangka apa sih? Yak, jadi aku dan teman-teman tersayang (sebut saja Alem dan Andika) memutuskan ikut lomba Video di Scientific Atmosphere 9 yang diadakan oleh FK Universitas Udayana. Dan alhasil, ternyata lolos men! Dan gak cuma kami, tapi ada teman-teman lain yang maha hebat (sebut saja Dana, Yasinta, Hani, Dimas, Vano, Mona, Tasya, Dina, dan Nadira) bisa bermain ke sana dan menjelajahi Bali. Prolog Aku nggak akan bisa nikmatin perjalanan seminggu di Bali kalau nggak sama Alem dan Dikhet. Serius. Kenapa gitu? Karena akulah apa dibanding mereka yang jago. Alem jago semua desain dan videonya, dan Dikhet so creative kalau bikin kata-kata yang unik. Da aku mah apa cuma ngumpulin data doang. So, I am so grat...

(Bukan) Tips and Tricks UKMPPD!

Sudah seabad tidak menulis, akhirnya tergerak nulis setelah beberapa saat lalu ada adik-adik yang nanya : "Kak, bentar lagi UKMPPD, huhu" "Kak, lesnya gimana?" "Kak, aku ikut les yang mana ya kak?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah beberapa (dari sekian) pertanyaan yang saya ajukan ke kakak-kakak yang sebelumnya sudah lulus UKMPPD sebelumnya. Jujur, dari sekian banyak hal yang saya takutkan, UKMPPD ini adalah salah satunya. Kalau ditarik beberapa bulan ke belakang, masih nggak nyangka bisa lulus. UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) merupakan ujian akhir yang pastinya harus dilewati setiap mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk dapat lulus dan akhirnya disumpah menjadi seorang dokter. Karena ujian ini betul-betul yang terakhir sebelum memperoleh gelar dokter, makanya perjuangannya gila-gilaan. Tapi, harus segila apa sih? Tulisan ini, seperti judulnya : Bukan Tips and Tricks, maka isinya memang bukan gimana caranya kita lul...