Skip to main content

Intermezzo #16 : Mini Achievements

Ada salah satu buku terkenal, berjudul Atomic Habits: An Easy & Proven Way to Build Good Habits & Break Bad Ones karya James Clear. Belum selesai saya baca, tapi intinya adalah from dari kebiasaan menjadi suatu improvement. Hal inilah yang mendasari saya menulis Mini Achievement

Masih dalam fase denial kalau hari ini Senin, karena terlalu lama goleran dan santai pasca lebaran. Nyaman sekali, setelah lama tidak libur dan merasakan bisa tidur cukup, walau selalu ada percikan guilty feeling karena masih banyak tanggungan yang harus dikerjakan.


Salah seorang teman mengatakan, pemikiran demikian harus dihapuskan layaknya penjajahan. “Kalau jenuh ngapain dipaksain?”. 

Tapi sekarang setelah jenuhnya hilang, malasnya timbul ke permukaan.


Eits tapi, tapi, ingin sekali rasanya memulai

dari nol. Sudah ada segelintir checklist yang harus dikerjakan dan harus selesai sesegera mungkin. Tapi, kalau muluk muluk saya juga kadang jadi malas sendiri. Apakah teman-teman pernah merasakan demikian?


Hari ini, saya membuat list mini achievements. Mungkin list ini kurang berguna atau kurang signifikan untuk teman-teman yang sudah menjalani habits yang baik, disiplin dan konsisten.


Buat saya yang maju mundur ini, saya menuliskan hal baik apa yang berhasil saya buat. Mulai dari dua sampai tiga hal, besoknya harus bertambah.


Besar keinginan agar kedepannya saya tidak butuh mini achievements list ini. Saat ini, saya butuh modalitas untuk membentuk atomic/micro habits untuk jadi orang yang lebih baik

lagi. Untuk jadi dokter yang bisa diandalkan, untuk jadi anak yang berguna untuk ibu saya. Sementara, mungkin itu goal dan angan-angan saya dalam termin umum.


Mini Achievements for example :

  • Bangun pagi, berangkat ontime
  • Upload data penelitian
  • Belajar interpretasi dari pemeriksaan penunjang misalnya
  • Jangan lupa isi nitrogen ban sore!


Terserah, bisa juga random things yang anda suka atau anda mau.


Di akhir hari, di saat tidak ada yang memuji diri kita, kita bisa lihat list ini dan bilang : “you’re doing good, keep going” atau “you’re doing great today”


Compliment yourself to build the better you, do the real things, make every time and moment counts, make every second worths.

Comments

Popular posts from this blog

(Bukan) Tips and Tricks UKMPPD!

Sudah seabad tidak menulis, akhirnya tergerak nulis setelah beberapa saat lalu ada adik-adik yang nanya : "Kak, bentar lagi UKMPPD, huhu" "Kak, lesnya gimana?" "Kak, aku ikut les yang mana ya kak?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah beberapa (dari sekian) pertanyaan yang saya ajukan ke kakak-kakak yang sebelumnya sudah lulus UKMPPD sebelumnya. Jujur, dari sekian banyak hal yang saya takutkan, UKMPPD ini adalah salah satunya. Kalau ditarik beberapa bulan ke belakang, masih nggak nyangka bisa lulus. UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) merupakan ujian akhir yang pastinya harus dilewati setiap mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk dapat lulus dan akhirnya disumpah menjadi seorang dokter. Karena ujian ini betul-betul yang terakhir sebelum memperoleh gelar dokter, makanya perjuangannya gila-gilaan. Tapi, harus segila apa sih? Tulisan ini, seperti judulnya : Bukan Tips and Tricks, maka isinya memang bukan gimana caranya kita lul...

Have You Ever : Miss The "Old" You ?

Halo semua, sebelumnya maafin ya, saya sering banget mengingkari mau nulis ini dan itu tapi pada akhirnya nggak kesampaian. Lazy is my biggest mistake, nowadays . Dan itu yang membatasi saya meraih target, dan segala sesuatu yang sudah saya rancang selama ini. Saat ini, saya sedang berlibur di rumah. Lumayanlah, satu minggu di rumah, bersama orang-orang yang amat-sangat saya sayangi dan kangeni (yang ketemunya paling kurang dari 30 hari dalam setahun). Ya, saya harus ngekost untuk kuliah di Semarang. Oke, masa-masa cengeng itu sudah berlalu dan nggak perlu saya ceritakan. Dan sempat juga ngunjungi makam Papo, ketemu ponakan yang sekarang sudah sangat gembul, namanya Adinda alias Adul, ketemu teman-teman SMA yang sekarang bertransformasi (kecuali Dela, masih lucu without effort , baik dan sabar nya tetep). Eh, I mean bertransformasinya cuma penampilan kok. Kemarin mereka (Naomi, Lisbeth, Yunita) berhasil sih bikin saya tertawa seharian. Di tempat umum. Mengenang masa-masa jaman SMA (l...

HOLIDAY BUDDIES : First Abroad Trip (Part 1 : Let’s Prepare This and That!)

Halo, semuanya! Seperti janji yang sudah-sudah, saya akan menceritakan kisah perjalanan saya pertama kali ke luar negeri bersama sobat-sobat. Trip kali ini memakan waktu 11-12 hari. Kenapa lama? Karena kebetulan kita main ke 2 negara. Apakah low budget ? Simpan sejenak kalkulatormu, kalau kami bisa, kenapa kalian enggak? Semua bisa karena menabung dan usaha. Jadi, kita bicarakan biaya nanti. Akan lebih sistematis kalau seandainya kita membahas satu-persatu mulai dari persiapan. THINGS YOU HAVE TO DO! 1. Tentukan Destinasi Penting banget karena ini adalah inti dari segalanya. Kamu mau kemana? Karena ini adalah liburan pertama kami, jadi kami memutuskan untuk ke negara lain yang tidak butuh visa namun harganya juga bersahabat. Pilihan jatuh ke Thailand dan Malaysia. Kami mencoret Singapura karena masalah waktu dan biaya. Kurs Dolar Singapura kurang bersahabat, bung! Selain itu, perjalanan bisa sampai 15-16 hari mungkin, kurang efektif bagi kami. 2.  ...